Rabu, 12 Agustus 2020

mind mapping, by mengenal tokoh filsafat Muslim

Assalamualaikum wr. Wb hai semua
Pernhkah kalian mendengar Nama Suhrowardi ???
Kalau sudah berarti kalian adalah orang yang pernah belajar filsafat Islam. Sebenarnya filsafat memang jarang di sukai oleh orang-orang banyak yang bilang belajar filsafat itu membuat pusing kepala hehe. Nah bagaimana dengan kamu ???

Berikut saya buatkan min maping tokoh filsafat Muslim . Cekidot....... 😁😁tokoh filsafat muslim

Minggu, 02 Agustus 2020

Aplikasi

aplikasi...

Kasir

Aku sebagai kasir

ngajarku di sekolah

ngajarku di sekolah 

Ngajarku di Pesantren

yugyg

tentangku

tentangku
Mengukir kisah aku bersamamu, adalah malam yang masih bertanya tanya apakah Iyah. Esok kan seperti harapan?
Apakah Iyah sang pujaan kan menjemput?
Apakah iya itu fitrah atau nafsu belaka
Teruntukmu Disana jagalah diri
Agar kau selalu bahagia
Jagalah hati agar Alloh selalu menerima
Ridho akan segala tingkah kita 
Kita adalah nanti
Karena saat ini kita belum ada
Yang ada hanya aku
Dan ada kamu
Kamu yang saat ini membandel di benak ku. .....
Malam senja yang berlalu
Esok datang dengan fajarnya
Ila liqo ,
 #mentari

Rabu, 29 Juli 2020

Cerita di penghujung hari.

Bismillah, 
Menyusuri perkampungan indah saat itu  Alhamdulillah 'ala kulli hal.
Tentu saja itu pertama kalinya aku menyusuri alamat. Indah sekali pemandangan yang disuguhkan masyaAlloh. Fabiayyi Ala irobbikuma tukadziban.

Gerutuku dalam hati " begini rasanya nyari alamat , gak ketemu ketemu mana panas lgi fi Amanillah aku 🙈 " hiks.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
==============================

 ∆ ada makna disetiap langkah kita, ada tujuan disetiap gerak kita.
 ∆ berusaha sekuat mungkin memaknainya karena Alloh.
 ∆ karena Alloh adalah Cinta sesungguhnya.

==============================
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Waktu itu, aku ada tugas kerjaan buat cek ke rumah siswa masing2 . Bersyukur karena masih diberi kekuatan untuk berperan dalam membangun peradaban. Semoga esok bisa lebih baik dari pada ini. Semoga bisa terus berkontribusi menebar beribu kebaikan. 
Mudah2an seluruhnya selalu bermakna kerana Alloh yang bisa kujemput di akhirat kelak. 
Bertemu dengan -Mu , dengan rosul-Mu.
Alloh Robbi....


Kali ini aku hanya ingin cerita tentang hari ini. Perjuangan seorang generasi muslim dalam menjalankan tugasnya dibumi. Ditengah mayoritas anak2 seusianya sibuk bermain ia rela infakan waktunya buat investasi ilmu penopang masa depan . Semoga esok harinya kan lebih baik. Bisa berkontribusi untuk umat.
Anak ini menempuh pendidikan pesantren iga sekolah ia lakukan keduanya secara seimbang Alhamdulillah, bersyukur bisa seperti itu .
Semangat nak dunia ini butuh orang2 Sholeh yang cerdas. 
Semoga Alloh selalu ridhoi. Setiap langkah2 kita. 
Aamiin ya robbal 'alamin. 
Begitupun aku salut kepada ibunya yang senantiasa selalu setia mendukung ghirroh anak2 nya.

Alloh semoga kau limpahkan rahmat-Mu kepada keluarga anak ini dunia juga akhirat... 
              
                _ memory, 29 Juli 2020
                #cerita di penghujung Hari.
                Salam, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Selasa, 28 Juli 2020

kesimpulan ngaji waroqot

ورقات

معرفة فصول من اصول الفقه

اصل = ما يبنى عليه غيره      ><     فرع = ما يبنى على غيره

الفقه = معرفة الأحكام الشرعية التى طريقها الإجتهاد

====

الأحكام

1.     الواجب : ما يثاب على فعله و يعاقب على تركه

2.     المندوب : ما يثاب على فعله ولا يعاقب على تركه

3.     المباح : مالا يثاب على فعله ولا يعاقب على تركه

4.     المحظور : ما يثاب على تركه و يعاقب على فعله

5.     المكروه : ما يثاب على تركه ولا يعاقب على فعله

6.     الصحيح : ما يتعلق به النفوذ ويعتد به

7.     الفاسد : أى الباطل : مالا يتعلق به النفوذ ولايعتد به

====

الفقه

العلم : معرفة المعلوم على ما هو به فى الواقع

الجهل : تصور الشيئ على خلاف ما هو به فى الواقع

العلم الضروري : ما لا يقع عن نظر واستدلال

العلم الكسبى / المكتسب : ما يتوقف على النظر والإستدلال

النظر : الفكر فى حال المنظور فيه

الإستدلال : طلب الدليل ليؤدى الى المطلوب

الدليل : المرشد الى المطلوب لأنه علامة عليه

الظن : تجويز امرين احدهما اظهر من الآخر

الشك : تجويز امرين لا مزية لأحدهما على الآخر

=====

اصول الفقه – طروقه

على سبيل الإجمال و كيفية الإستدلال بها

=====

أبواب اصول الفقه

الكلام – الأمر – النهي – العام – الخاص

المجمل – والمبين – الظاهر

الأفعال – الناسخ – المنسوخ – الإجماع – والإخبار – القياس – الحظر – الإباحة

ترتيب الأدلة – صفة المفتى – والمستفتى – واحكام المجتهدين

Bersambung…..

Jumat, 19 Oktober 2018

puisi curahan hati


Teman ku curhat mengenai kisahnya sampai2 ia membuat sebuah karya murni dari dalam hati
....Ini sebuah puisi maha karya yang ditulis dari hati tanpa tambahan embel2 apapun  .
Dengan hati siapapun pasti bisa mencapai segalanya dari hati pasti akan sampai kehati maka dari itu saya akan sampaikan puisi saya..
Puisi ini ditulis sesuai dengan keadaan hati si Penulis

Selamat membaca .......

Aku Mengerti
Buah karya : no name J

Kegundahan hati ini telah terjawab
Ya, kini aku mengerti bagaimana
Rasanya memilih orang yang salah
Melabuhkan hati di tempat yang bukan seharusnya
Hak hati untuk memilih memang ada
            Tapi tidak dan bukan tuk dipaksa
            Karena akhirnya hanya duka
Hak hati untuk meminta benar juga adanya
Hanya saja hendaklah kau cinta dengan  rasa
            Iman, taqwa , ikhlas, ihsan
            Itulah rasa yang Alloh ridhoi..

Jalani itu dengan tenang tanpa polesan
Embel-embel supaya terlihat orang
Tanpa rasa memaksa tuk bahagia
Karena bahagianya yang tersungging
Dengan bersyukur
            Sudahlah aku  tahu, aku mengerti
            Kau  memang bukan seharusnya
            Berada dihati
Pernah singgah tapi tak apa
Ku kan segera singkil mengusirmu jauh-jauh
Tepatnya kau perasaanku yang salah
Kalau saja orang salah masuk rumah
Tentulah pasti dihati teroles rasa malu
Kalau saja dihati ini pun salah singgah
Itu jelas lebih malu
Itu.... diriku yang mengerti, menyadari akan kelemahanku
Tapi serius , ini jelas tak seberapa dibanding dengan
Dosa-dosa yang kulakukan dilampau masa
Entah karena kekanak kanakanku
Entah karena kebodohanku
Halnya selalu dimiliki semua insan
Tpi tak apa...
Setidaknya,
Orang akan sadar betapa seharusnya ia
Memilih orang setelah berhak dipilih
Memilih yang baik setelah dirinya baik
Melabuhkan hati ditempat yang tenang
Kan lahirkan ketenangan, kebahagiaan, ketentraman dijiwa
Aku,..
Manusia lemah ? memang tak berdaya
Hanya kugantukan harapanku padamu
Ya Roob Ya Alloh
            Engkau sang Maha bijaksana
Hendaklah ku meminta selalu tuntun
Aku dijalan-Mu dengan keridhoan-Mu
Bismillah tuk memulai langkah ini
Astaghfirulloh ku undo kesalahan ini
Dengan keridhoan dari-Mu
Sang Setia ku yang berhak dan paling hak atas diriku
Engkau Roob ku
Tunjukan aku dijalan mu Aamiin
Ya Robbal Alamiin....
           

                       


Minggu, 07 Desember 2014

ujian praktek PAI



Raden Djayasasana Aria Wiratanudatar Dalem Cikundul
Rd. Kj. Aria Wiratanudatar yang dikenal sebagai Kj. Dalem Cikundul Beliau adalah penyebar Islam sekaligus Bupati Cianjur pertama, di Kp.Cijagang Ds.Majalaya Kec.Cikalong Kulon Kab. Cianjur

Dari kejauhan nampak di atas sebuah bukit yang sekelilingnya menghijau ditumbuhi pepohonan yang rin-dang. berdiri sebuah bangunan cukup megah dan kokoh.Bangunan yang sangat artistik dengan nuansa Islam itu. tiada lain makam tempat dimakamkannya Bupati Cianjur Pertama, R Aria Wira Tanu Bin Aria Wangsa Gopa-rana periode (1677-1691)yang kemudian terkenal dengan nama Dalem Cikundul.

Areal makam yang luasnya sekitar 300 meter itu. berada di atas tanah seluas 4 hektar puncak Bukit Cijagang. Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalong-kulon. Cianjur, Jawa Barat atau sekitar 17 Km kearah utara dari pusat kota Cianjur.Makam Dalem Cikundul, sudah sejak lama dikenal sebagai obyek wisata ziarah. Dalem Cikundul. konon tergolong kepada syuhada sholihiin yang ketika masih hidup dan kemudian menjadi dalem dikenal luas sebagai pemeluk agama Islam yang taat dan penyebar agama Islam.

Catatan sejarah dan cerita yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, tahun 1529 kerajaan Talaga direbut oleh Cirebon dari Negara Pajajaran dalam rangka penyebaran agama Islam, yang sejak itu, sebagian besar rakyatnya memeluk agama Islam.Tetapi raja-raja Talaga. yaitu Prabu Siliwangi. Mun-dingsari. Mundingsari Leutik, Pucuk Umum. Sunan Parung Gangsa. Sunan Wanapri, dan Sunan Ciburang, masih menganut agama lama, yaitu agama Hindu.Sunan Ciburang memiliki putra bernama Aria Wangsa Goparana. dan ia merupakan orang pertama yang memeluk agama Islam, namun tidak direstui oleh orang tuanya. Akhirnya Aria Wangsa Goparana meninggalkan keraton Talaga. dan pergi menuju Sagalaherang.

Di Sagalaherang, mendirikan Negara dan pondok pesantren untuk menyebarkan agama Islam ke daerah sekitarnya. Pada akhir abad 17. ia meninggal dunia di Kampung Nangkabeurit, Sagalaherang dengan meninggalkan dua orang putra-putri, yaitu. DJayasasana, Candramang-gala, Santaan Kumbang. Yu-danagara. Nawing Candradi-rana, Santaan Yudanagara, dan Nyai Mas Murti.Aria Wangsa Goparana, menurunkan para Bupati Cianjur yang bergelar Wira Tanu dan Wiratanu Datar serta para keturunannya. Putra sulungnya Djayasasana dikenal sangat taqwa terhadap Allah SWT. tekun mempelajari agama Islam dan rajin bertapa.

Setelah dewasa Djayasasana meninggalkan Sagalaherang. diikuti sejumlah rakyatnya. Kemudian bermukim di Kampung Cijagang, Cikalong-kulon. Cianjur, bersama .pengikutnya dengan bermukim di sepanjang pinggir-pingir sungai.Djayasasana yang bergelar Aria Wira Tanu, menjadi Bupati Cianjur atau Bupati Cianjur Pertama periode (1677-1691).
meninggal dunia antara tahun -1706 meninggalkan putra-puteri sebanyak 11 orang , masing-masing
1. Dalem Aria wiramanggala.
2. Dalem Aria Martayuda (Dalem Sarampad).
3. Dalem Aria Tirta (Di Karawang).
4. Dalem Aria natamanggala (Dalem aria kidul/gunung jati cjr),
5. R.Aria Wiradimanggala(Dalem Aria Cikondang)
6. Dalem Aria Suradiwangsa (Dalem Panembong),
7. Nyai Mas Kaluntar .
8. Nyai Mas Bogem
9. Nyai R. Mas Karangan.
10. Nyi R.mas KAra
11. Nyai Mas Djenggot

Beliau Juga memiliki seorang istri dari bangsa jin Islam, dan memiliki tiga orang putra-putri, yaitu
1. Raden Eyang Surya-kancana. yang hingga sekarang dipercayai bersemayam di Gunung Gede atau hidup di alam jin.
2. Nyi Mas Endang Kancana alias Endang Sukaesih alias Nyai Mas Kara, bersemayam di Gunung Ceremai,
3. R. Andaka Warusaja-gad (tetapi ada juga yang menyebutkan bukan putra, tetapi putri bernama Nyai Mas Endang Radja Mantri bersemayam di Karawang).

Bertitik tolak dari situlah, Dalem Cikundul sebagai leluhurnya sebagian masyarakat Cianjur, yang tidak terlepas dari berdirinya pedaleman (kabupaten) Cianjur. Maka Makam Dalem Cikundul dijadikan tempat ziarah yang kemudian oleh Pemda Cianjur dikukuhkan sebagai obyek wisata ziarah, sehingga banyak dikunjungi penziarah dari pelbagai daerah.Selain dari daerah-daerah yang ada di P Jawa, banyak juga penziarah dari luar P Jawa seperti dari Bali. Sumatra. Kalimantan, banyak juga wisatawan mancanegara. Penziarah setiap bulan rata-rata mencapai 30.000 lebih pengunjung, mulai dari kalangan masyarakat bawah, menengah, hingga kelas atas, dan ada pula dari kalangan artis.

Maksud ziarah itu sendiri sebagaimana diajarkan dalam Islam, supaya orangeling akan kematian. Disamping itu, ziarah kepada syuhada solihin selain mandoakanya juga untuk tawasul memohon kepada Allah SWT melalui syuhada solihin sebagai perantara terhadap Allah SWT. Karena syuhada solihin lebih dekat dengan Allah SWT. umumnya yang berziarah antara lain ada yang ingin memperoleh kelancaran dalam kegiatan usahanya, dipercaya atasan, cepat memperoleh jodoh, dan lainnya. Sebelum melaksanakan ziarah di pintu masuk makam harusnya diberi nasehat-nasehat oleh juru kunci, dimaksudkan agar tidak sesat(tidakmenyimpang dari akidah dan tidak terjerumus kedalam jurang kemusyrikan

Makam Dalem Cikundul. semula kondisinya sangat sederhana. Tahun 1985 diperbaiki oleh Ny Hajjah Yuyun Muslim Taher istrinya Prof Dr Muslim Taher (Alm) Rektor Universitas Jayabaya, Jakarta. Biaya perbaikannya menghabiskan sekitar Rp 125 juta.Sekarang ini, biaya perawatannya Selain dari para donator tetap juga hasil infaq so-dakoh dari para pengunjung. Belum lama ini telah selesai dilakukan perbaikan atap bangunan gedung utama ber ukuran 16x20 meter, perbaikan masjid untuk wanita berukuran 7x7 meter. Menyusul akan dibangun lantai II tempat peristirahatan bagi para peziarah.

Di tempat berziarah Makam Dalem Cikundul ini. banyak disediakan Fasilitas untuk para penziarah mulai dari masjid untuk wanita dan laki-laki serta tempat peristirahatan. Dan sebelum memasuki areal tempat berziarah ada pula penginapan yang dikelola Dipenda Kabupaten Cianjur.Sebagai penziarah ada yang memiliki anggapan bila berziarah ke Makam Dalem Cikundul menghitung jumlah tangga sesuai dengan jumlah tangga sebenarnya, dapat diartikan maksud atau tujuan hidupnya akan tercapai. Itu sebabnya, tidak heran para penziarah ketika naik tangga untuk menuju sebuah bukit tempat Makam Dalem Cikundul. sambil menghitung jumlah tangga.jumlah tangga yang menuju lokasi makam yaitu tangga tahap pertama Jumlahnya 170 tangga. Kenapa tangga itu dibuat 170 buah. Dikemukakan bahwa jumlah itu diambil dari bilangan atau hitungan membaca ayat kursi yang sering dilakukan orang, yang juga sering dilakukan Dalem Cikundul. dan jumlah tangga tahap kedua sebanyak 34 buah."Mengenai ada anggapan apabila menghitung tangga sama Jumlahnya sama dengan jumlah tangga yang sebenarnya,insyaallah konon do'anya bakal dikabul segala maksud atau keinginan, tergantung kepercayaan masing-masing atau hanya sugesti saja." karena hal ini tergantung kebersihan niat dari para peziarah.

Rundayan Para Bupati Cianjur Dari periode 1940-2011

1. R.A. Wira Tanu I /Rd Djayasasana (1640-1691)/(1677-1691)
2. R.A. Wira Tanu II / Rd.Aria Wiramanggala)(1691-1707)
3. R.A. Wira Tanu III /RA. Astra Manggala(1707-1727)
4. R.A. Wira Tanu Datar IV/ Rd. Sabirudin(1927-1761)
5. R.A. Wira Tanu Datar V /Dalem Muhyidin(1761-1776)
6. R.A. Wira Tanu Datar VI/Dalem Aria Enoh (1776-1813)
7. R.A.A. Prawiradiredja I (1813-1833)
8. R. Tumenggung Wiranagara (1833-1834)
9. R.A.A. Kusumahningrat (Dalem Pancaniti) (1834-1862)
10. R.A.A. Prawiradiredja II (1862-1910)
11. R. Demang Nata Kusumah (1910-1912)
12. R.A.A. Wiaratanatakusumah (1912-1920)
13. R.A.A. Suriadiningrat (1920-1932)
14. R. Sunarya (1932-1934)
15. R.A.A. Suria Nata Atmadja (1934-1943)
16. R. Adiwikarta (1943-1945)
17. R. Yasin Partadiredja (1945-1945)
18. R. Iyok Mohamad Sirodj (1945-1946)
19. R. Abas Wilagasomantri (1946-1948)
20. R. Ateng Sanusi Natawiyoga (1948-1950)
21. R. Ahmad Suriadikusumah (1950-1952)
22. R. Akhyad Penna (1952-1956)
23. R. Holland Sukmadiningrat (1956-1957)
24. R. Muryani Nataatmadja (1957-1959)
25. R. Asep Adung Purawidjaja (1959-1966)
26. Letkol R. Rakhmat (1966-1966)
27. Letkol Sarmada (1966-1969)
28. R. Gadjali Gandawidura (1969-1970)
29. Drs. H. Ahmad Endang (1970-1978)
30. Ir. H. Adjat Sudrajat Sudirahdja (1978-1983)
31. Ir. H. Arifin Yoesoef (1983-1988)
32. Drs. H. Eddi Soekardi (1988-1996)
33. Drs. H. Harkat Handiamihardja (1996-2001)
34. Ir. H. Wasidi Swastomo, Msi (2001-2006)
35. Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM (2006-2011)


BY :Dede Rusmilawati

Entri yang Diunggulkan

Puisi akuu 3

Oktober... Menunggu Karya Dede Rusmilawati Menunggu sesuatu yang tak pasti itu bukan keahlianku... Inginku kau datang tak lagi berlaku...